Monday, 17 November 2014

PATAH HATI !!

Berbanggalah Pernah Patah Hati Anggap saja saya adalah pakar konsultasi asmara , spiritualis, atau motivator asmara, dan silahkan sebut nama saya sebagai Mario Trenyuh… Siapa tahu apa yang akan saya tulis berikut ini bisa bermanfaat bagi pembaca yang sedang patah hati, atau dijadikan antisipasi bagi yang akan menghadapi kemungkinan tersebut. Tidak ada manusia yang memiliki kehidupan sempurna. Ada momen dimana seseorang mengalami sakit emosional, penderitaan mendalam yang dirasakan setelah kehilangan orang tercinta, putus hubungan, ditolak cintanya, atau sebab – sebab lain yang umum disebut patah hati. Seseorang yang patah hati, dia sibuk bergumul dengan egoisme dan emosi. Sekalipun malaikat datang memberi khotbah tidak akan digubris. Matahari serasa diatas ubun – ubun, lihat sumur pengennya nyemplung, lihat harimau pengennya mencium bibirnya (biar dibrakot…). Jengkel, marah, dendam, panik, benci dan kecewa bercampur menjadi satu. Porak poranda, remuk redam…! Pada intinya menggambarkan kesedihan dan kekecewaan karena keinginannya tidak tercapai atau kehilangan apa yang dia anggap miliknya tercinta … Berbicara soal patah hati biasanya tidak terlepas dari pembicaraan tentang cinta, meski diungkapkan dengan cara apa pun omongan tentang cinta tetap memiliki dinamisasi dan tetap menggairahkan untuk disimak. Bagi yang berani jatuh cinta , merelakan diri mengabdi atasnya, maka patah hati adalah konsekuensi yang menyertainya. Ada momen dimana panah asmara berhasil menembus ulu hati, dan ada momen panah itu akan patah bahkan sebelum busurnya dibentangkan dan mencabut panah asmara jauh lebih menyakitkan dari saat ia menembus ulu hati…. *klepek – klepek….. Setiap pribadi punya cara tersendiri dengan beragam makna didalamnya, begitu uniknya untuk menahan rasa sakit dan menyembunyikan luka hatinya. Pelik dan suramnya suasananya, melewati malam gelap dan hari – hari yang mengerikan, sebegitu rumitnya pergumulan antara ketulusan, harga diri, kebencian, dendam dan kerinduan , yang akan mengantarkannya pada puncak kesadaran dari gugusan pengalaman bathin paling romantis dan melegenda sepanjang hidupnya…. Pada akhirnya akan mengerti bahwa membutuhkan nyali dan keberanian untuk mengakui sebuah kekalahan, membutuhkan rentang waktu yang cukup untuk menyadari suatu kesalahan, dan membutuhkan pemahaman bening untuk memaknai arti kebahagiaan… Senyatanya manusia diciptakan oleh Allah dalam keadaan serba kekurangan. Jika tiba saatnya nanti, akan disemmpurnakan kekurangan itu dengan menghadirkan seseorang yang memiliki sesuatu yang tidak kita miliki, yang dapat menerima serta menutupi kekurangan itu dengan kelebihan yang dia miliki.. Jadi, untuk apa menghabiskan waktu dan energi hanya untuk memikirkan seseorang yang tidak peduli dengan Kita ? Kalau diterjemahkan dalam bahasa filosofisnya kira – kira begini,…”siapapun yang berani menahan rasa sakit maka dia akan cepat sembuh….” Setiap orang pantas bersyukur atas kisah cinta yang dikodratkan untuknya. Jika mau jujur, proses pendewasaan diri seseorang, mengenali potensi diri dan keberadaannya terjadi pada masa jatuh cinta berikut konsekuensinya : patah hati..! Tidak selamanya yang kita sayangi, kita sukai, kita banggakan, dan yang (serasa) kita miliki adalah yang terbaik bagi kita. Justru sebenarnya sebaliknya, sehingga Tuhan melepaskannya dari diri kita. Tidak selamanya yang kita tidak sukai, kita benci,atau kita anggap buruk adalah yang terbaik bagi kita sehingga diberikan oleh Tuhan kepada kita. Berbanggalah pernah patah hati untuk menyambut keindahan hati yang lebih sempurna…. *tips agar tidak patah hati karena ditinggal atau dikhianati pacar : jangan pernah pacaran…. Salam remuk redam…ehem..ehem..! by kandangbubrah.wordpress.com

No comments:

Post a Comment

site info